印刷
PDF
1月
04

Ary Ginanjar Jadi Penasihat Pembangunan Masjid Tokyo

There are no translations available.

Selasa, 4 Januari 2011 10:35:17 WIB (sumber : esq-news.com)

masjid4

Gambar rancangan Masjid Meguro, Tokyo

Panitia pembangunan masjid Meguro, Tokyo melalui ketua umumnya, Yudi Azis, meminta pendiri ESQ Dr. HC Ary Ginanjar Agustian untuk menjadi Dewan Penasihat Panitia Pembangunan Masjid tersebut. Permintaan ini merupakan tindak lanjut setelah Ary Ginanjar memberikan seminar ESQ kepada para mahasiswa Indonesia di kampus Tokyo Institute of Technology 17 November 2010 lalu. Ary Ginanjar menyambut permintaan ini dengan sukacita.

“Tentu kami terima dengan lapang hati permintaan menjadi Dewan Penasehat Panita Pembangunan Masjid di Meguro. Semoga bisa sedikit memberi kontribusi dalam upaya mulia dan luhur dalam pembinaan ummat di Tokyo. Semoga Allah ridhoi dan mudahkan upaya mulia untuk membangun masjid di Meguro,” ujarnya.

Keberadaan masjid sudah sangat dinantikan oleh warga muslim Indonesia di Tokyo. Hal ini terutama disebabkan keinginan untuk mengurangi berbagai ekses dan efek samping yang diakibatkan oleh pembauran sosial-budaya yang tidak terelakkan yang dirasakan masyarakat muslim yang hidup di Jepang. Komunitas Masyarakat Islam Indonesia (KMII) di Jepang yang sudah berdiri sejak tahun 1970 bertekad untuk mendirikan masjid mengingat kebutuhan menampung berbagai aktivitas yang makin padat dan makin beragam.

Bila pada awalnya berdirinya aktivitas KMII menitikberatkan pada aktivitas penyelenggaraan ibadah ritual seperti sholat Jum'at, sholat Ied untuk masyarakat Islam Indonesia khususnya di daerah Tokyo. Sejak beberapa tahun terakhir, kegiatan KMII telah lebih berperan aktif dalam mengenalkan agama Islam ke masyarakat Jepang bersama komunitas-kumunitas muslim dari negara Islam lainnya.

Hingga saat ini KMII belum memiliki tempat yang berdiri sendiri. Selama ini sebagaian besar aktivitas KMII dilaksanakan di Balai Indonesia yang berada dalam satu komplek dengan Sekolah Republik Indonesia Tokyo di Meguro.

“Kami menyadari demi kelangsungan aktivitasnya KMII memerlukan tempat permanen sebagai pusat kegiatan KMII,” demikian ditulis dalam situs resmi Panitia Pembangunan Masjid Meguro Tokyo.

Masjid yang diharapkan memiliki multi fungsi, tidak hanya sebagai tempat ibadah, melainkan juga sebagai wahana pendidikan, sosial dan budaya untuk memelihara nilai-nilai ke Islaman dan ciri-ciri ke-Indonesiaan. Dengan demikian diharapkan masyarakat Islam Indonesia di Jepang tidak larut begitu saja dalam proses pembauran sosial-budaya yang tidak terarah, yang cenderung sangat dipengaruhi oleh arus materialisme dan hedonisme.

Untuk mengakomodir beragam kemungkinan, Panitia Pembangunan saat ini memiliki 3 alternatif rencana sesuai kemampuan pendanaan, kebutuhan, aspek perijinan, waktu yang dimiliki, dan kesepakatan bersama. Saat ini panitia masih terus mengumpulkan dana. Bagi yang ingin mengetahui secara rinci tentang rencana pembangunan Meguro Tokyo dan ingin turut menyumbangkan dananya dapat mengunjungi website http://masjid-meguro-tokyo.org. (isw)

Share this post...
Submit Ary Ginanjar Jadi Penasihat Pembangunan Masjid Tokyo in Delicious Submit Ary Ginanjar Jadi Penasihat Pembangunan Masjid Tokyo in Digg Submit Ary Ginanjar Jadi Penasihat Pembangunan Masjid Tokyo in FaceBook Submit Ary Ginanjar Jadi Penasihat Pembangunan Masjid Tokyo in Google Bookmarks Submit Ary Ginanjar Jadi Penasihat Pembangunan Masjid Tokyo in Stumbleupon Submit Ary Ginanjar Jadi Penasihat Pembangunan Masjid Tokyo in Technorati Submit Ary Ginanjar Jadi Penasihat Pembangunan Masjid Tokyo in Twitter
 

作者: Panitia Pembangunan Masjid Meguro Tokyo.